Nemanja Matic: United Harus Menangi Setiap Laga Untuk Juara

Ternyata kekalahan pertarungan derby Manchester United ketika berhadapan dengan Manchester City masih menjadi bahan diskusi sekaligus perdebatan yang serius terutama di tubuh United. Begitu juga dengan para pemain yang tidak bisa melupakan peristiwa memalukan tersebut begitu saja. Nemanja Matic mengatakan pada media jika klubnya harus menangi setiap laga jika ingin menjuarai Liga Primer Inggris. Tentu, ini bukanlah langkah yang mudah.

Nemanja Matic Optimis United Bisa Juara

Nemanja Matić yang merupakan pemain sepak bola professional asal Serbia dan saat ini bermain sebagai gelandang bertahan untuk klub Manchester United dan tim nasional Serbia, mengatakan dengan jujur bahwa Man United tidak harus mengubah rencananya untuk memperebutkan semua gelar. Gelandang asal Serbia itu pindah ke Man Utd pada musim panas dari Chelsea sangat optimis jika United bisa memburu semua gelar.

Nemanja Matic mengatakan Manchester United tidak keluar dari perburuan gelar, namun mengakui bahwa mereka harus memenangkan hampir setiap pertandingan selama sisa musim ini untuk mengejar ketertinggalan dari Manchester City. Ya, kekalahan 2-1 Man Utd oleh rivalnya City pada hari Minggu membuat mereka tertinggal 11 poin di belakang pemimpin klasemen Premier League. Apalagi, sisa pertandingan juga semakin sedikit.

Tidak bisa dipungkiri dan dibantah tentang kekuatan saingan United saat ini, yakni City dan dominasi sisi Pep Guardiola yang tak terkalahkan, namun Matic mengatakan masih ada jalan yang harus ditempuh. Dia mengatakan kepada Soccer Saturday: “Kesenjangannya besar, jelas 11 poin yang banyak, tapi liga belum selesai. Saya yakin akan ada pertandingan turnamen poker yang sangat menarik sampai akhir, dan tentu saja mereka akan turun beberapa poin. Kita akan melihat apa yang akan terjadi.”

“Seperti yang saya katakan masih banyak permainan yang harus dimainkan dan saya pikir kami tidak ketinggalan dalam perburuan gelar. Jika kami ingin mengejarnya, kami harus memenangkan hampir semua pertandingan. Tapi seperti yang kita tahu, dan seperti yang diketahui semua orang, di Liga Primer, tidak selalu mungkin untuk memenangkan setiap pertandingan, tapi kami akan berusaha melakukan itu.”

Matic; Walau Sulit United Harus Menang

Pemain tengah Matic, yang masuk United dari Chelsea pada musim panas itu mengatakan United bisa melakukan hal-hal besar dalam waktu dekat, dengan banyak pemain muda yang terus membaik. Dia menjelaskan; “Saya pikir kita memiliki tim yang bagus, kita berada di posisi kedua dalam klasemen, (sesuatu) yang tidak buruk. Jelas kita tertinggal 11 poin, tapi kita (bisa) membaik.”

“Kami akan melihat, sulit untuk mengatakan apa-apa lagi karena saya baru empat bulan di klub, dan saya senang dengan bagaimana tim melakukannya. Kami memiliki banyak pemain muda, bermain dan memperbaiki diri dengan tim, dan saya yakin ke depannya kami bisa melakukan hal-hal besar.”

Pasangan pemain tengah Matic, Paul Pogba telah absen di bagian musim ini karena cedera, pemain asal Serbia itu mengakui bahwa sementara Pogba istirahat, ada pengganti yang layak untuk pemain Prancis itu. “Dia pemain yang sangat penting bagi kami, dia selalu membawa beberapa kualitas ekstra ke tim kami. Jadi tentu saja kami merindukannya, tapi kami juga memiliki beberapa pemain penting untuk menggantikannya,” jelasnya.

Matic tidak memungkiri akan adanya harapan bagi Pogba untuk cepat pulih sehingga kondisi pun akan semakin membaik. “Jelas saat dia kembali, pastinya kita akan menjadi lebih kuat karena seperti yang Anda tahu dia memiliki banyak kualitas dan dia sangat penting bagi klub,” pangkasnya. Memang, United juga tidak menunjukkan tanda-tanda menyerah usai kekalahan dari City hingga hari ini.

Kata Marquez Tentang Valentino Rossi

Marc Marquez mengaku bahwa Valentino Rossi masih menjadi teladan baginya di lintasan. Sejak kecil ia juga mengatakan bahwa ia sudah sangat mengidolakan Rossi.

 

Di tahun 2015, si Baby Alien ini memang sempat berselisih dengan The Doctor yang membuat pemilik nomor 46 ini kehilangan momentum untuk melengkali perolehan gelar ke sepuluh sepanjang kariernya di sirkuit MotoGP.

 

Pada 2015, Marquez dan Rossi terlibat perseteruan yang menyebabkan pemilik nomor 46 kehilangan momentum untuk menggenapi raihan gelar kesepuluh sepanjang kariernya. Tetapi Marquez mengakui bahwa sosok Rossi sangat penting baginya dan telah memberikan begitu banyak dampak dalam kehidupannya.

 

Seperti dikutip Omnisport, ia mengatakan bahwa pasca insiden tersebut ia tak berhenti mengidolakan Rossi serta masih belajar hal-hal baik darinya bila ingin mengalahkannya. Masih menurut Marquez, memang idolanya tersebut telah menjadi referensinya, tetapi pada akhirnya ia juga harus menjalani pengalamannya sendiri. Bagaimana pun juga adalah hal yang baik untuk mempunyai teladan dan meniru semua hal yang baik tentangnya.

 

Sebelumnya Marquez juga telah mengatakan bahwa perselisihannya dengan Rossi sudah berakhir sejak pertengahan tahun lalu dan sejak itu  kondisi kedua pembalap pada sirkuit memang menjadi lebih wajar. Marquez mengaku bahwa sekarang hubungan mereka lebih professional sebagaimana yang ia miliki dengan pebalap Dewa poker lainnya. Saat semua kompetisi usai ia mengatakan bahwa mereka semua berteman, karena mereka semua menunggangi motor dan mempertaruhkan nyawanya di sirkuit balapan.

 

Prestasi gemilang di tahun 2017

Marc Marquez sebelumnya memperoleh penghargaan sebagai pebalap terbaik 2017 pada ajang Autosport Awards. Kehormatan tersebut jatuh ke tangan si Baby Alien ini karena kesuksesannya meraih gelar juara dunia MotoGP untuk yang keempat kalinya sepanjang kariernya berlaga di sirkuit.

 

Pebalap berkebangsaan Spanyol tersebut dapat bangkit dari start yang buruk hingga penampilannya melesat bagaikan roket pada paruh kedua musim 2017. Ia pun sukses menjadi juara dunia pada seri terakhir di Valencia  dan berhasil mengungguli 37 poin dari competitor terdekatnya Andrea Dovizioso dari Ducati.

 

Saat menemani puluhan pebalap motor cilik pada ajang Allianz Junior Motor Camp yang digelar kali ketiga di Lleida Spanyol, ia menyampaikan bahwa ia belum terlalu memikirkan kelanjutan kariernya saat telah pensiun nanti. Selain itu, tak seperti rival terbesarnya, Valentino Rossi ia juga tak berniat membentuk tim.

 

Andrea Dovizioso adalah saingan terberat Marquez

Pada Moto GP 2018 uniknya Marquez tak lagi menganggap Rossi sebagai saingan utamanya. Ia mengaku lebih mewaspadai Johann Zarco, Jorge Lorenzo, serta Andrea Doviziozo. Ia mengatakan bahwa ia mempunyai prediksi kuat peraih gelar juara dunia pada ajang MotoGP 2018.

 

Pada perebutan gelar juara dunia MotoGP 2017, Dovizioso memang merupakan saingan berat bagi Marquez, sementara reputasi Johann Zarco semakin hari semakin bersinar sebagai pebalap debutan yang sukses bertengger pada posisi ke-enam klasemen akhir.

 

Di antara para pebalap itu, Marquez, sebagaimana dikutip dari Tuttomotoriweb, memprediksi bahwa Dovisiozo adalah kandidat paling kuat untuk meraih gelar juara dunia. Beserta Lorenzo yang diramalkan performanya akan semakin baik di tahun depan, Ducati akan menjadi competitor paling kuat untuk merebut podium.

 

Selain itu ada Zarco,yang sukses menampilkan performa yang lebih baik dibandingkan Rossi serta Maverick Vinales juga akan menjadi saingan berat baginya. Prestasi yang baru diperolehnya tersebut merupakan gelar ke-enam Marc Marquez sepanjang kariernya di dunia balap. Hingga saat ini The Baby Alien itu telah mengumpulkan empat gelar di kelas MotoGP serta masing-masing sebuah gelar pada ajang Moto2 dan Moto3.

 

Gresysia Polii Dan Apriyani Rahayu Gagal Di Hong Kong Terbuka

Pasangan ganda putri,Greysia Polii dan Apriyani Rahayu gagal membawa hasil yang menggembirakan untuk Indonesia walaupun tak disangkal  mereka telah memperlihatkan perjuangan tak kenal lelah. Setelah ditaklukkan pasangan nomor satu dunia asal China, Chen Qingchen/Jia Yifan dengan  21-14, 16-21, 15-21, mereka pun urung mencetak sejarah.

 

Cukup membanggakan bahwa pasangan Indonesia ini bisa memberikan perlawanan sengit karena sebelumnya sama sekali tak diunggulkan. Perburuan angka ketat pun tampak pada awal-awal laga yang dilangsungkan di Hong Kong Coliseum pada hari Minggu (26/11/2017).

Secara tak terduga Greysia/Apriyani mampu membuat pasangan unggulan pertama itu kewalahan. Setelah meraih angka 11-6 untuk memperoleh invertal di game pertama, dominasi Greysia/Apriyani takdapat dibendung lagi setelah mencetak angka secara beruntun hingga kedudukan menjadi 17-7.

Chen/Jia sempat mengejar ketinggalan menjadi 18-10 meski pasangan Indonesia kembali menungguli menjadi 20-12. Pasangan peringkat satu tingkat dunia tersebut hanya memperoleh dua angka tambahan sebelum dikalahkan 21-14.

 

Pada game kedua, perebutan angka dengan ketat kembali berlangsung sampai kedudukan 5-5. Chen/Jia sempat meninggalkan pasangan Indonesia hingga posisi 7-5. Tetapi, Greysia/Apriyani tak tinggal diam dan membalas Chen/Jia hingga menyamakan kedudukan menjadi 7-7.

Smes-smes tajam saling membalas antara kedua pasangan menjadi tontonan yang sangat seru pada paruh game kedua. Pasangan China pun bermain taktis hingga sukses unggul dengan skor 10-7 hingga 11-8.

Chen/Jia  pun menyerang habis-habisan Greysia/Apriyani dengan mengeluarkan jurus-jurus andalan mereka. Beruntung pertahanan Greysia/Apriyani cukup kuat hingga tak sulit dibobol, walaupun akhirnya Chen/Jia dapat juga mengoyak pertahanan yang dibangun Greysia/Apriyani.

Greysia sempat mendapatkan perawatan medis setelah lututnya mengalami luka pada kedudukan 10-13. Untungnya ia masih bisa melanjutkan permainan.

 

Perlawanan sengit Greysia/ Apriani

Saat permainan berlanjut, performa  Greysia/Apriyani semakin berada dalam tekanan dan tertinggal 12-15. Mereka sempat mengejar angka hingga kedudukan 14-15, tapi Chen/Jia kembali melesat meninggalkan tiga poin. Serangan pasangan China ini makin tak tertahankan hingga dapat mencuri game togel online kedua pada angka 21-16 serta memaksa laga berlanjut dengan game ketiga.

Sayangnya penampilan Greysia/Apriyani menurun pada game ketiga ini dan langsung dimanfaatkan oleh Chen/Jia untuk meraih angka hingga skor 10-4. Greysia/Apriani sempat mengejar ketinggalan menjadi  8-10, tetapi pasangan China kembali memimpin 8-11.

 

Greysia/Apriyani sempat mendapatkan peluang kembali setelah berpindah tempat, terbukti mereka sempat menambah point 10-11. Tapi Chen/Jia tak tinggal diam dan lagi-lagi mengambil alih permainan dan meraih angka hingga 10-14, 13-16 hingga poin 14-18. Akhirnya pertandingan berakhir dengan sebuah pukulan Apriyani yang melambung keluar lapangan. Pasangan China itu akhirnya menang 21-15.

 

Seandainya pasangan Indonesia ini sukses memenangkan kompetisi, mereka bakal mencetak sejarah sebagai tim ganda putri tanah air pertama yang sukses menjadi juara pada laga Hong Kong Terbuka. Dengan kegagalan ini dipastikan bahwa Indonesia hanya dapat membawa pulang satu gelar saja melalui pasangan Marcus Gideon dan Kevin Sandjaya yang sukses menekuk pasangan Denmark Mads Conrad-Petersen dan Mads Pieler Kolding.

 

Pasangan Greysia/Apriani pertama kali disandingkan pada gelaran Thailand Open karena sebelumnya Greysia berdue dengan Nitya Krishindha Maheswari. Prestasi mereka pun dinilai cukup baik dengan kesuksesannya menempati peringkat 30 dunia.

 

Tetapi PBSI tak mengikutsertakan Nithya pada gelaran Piala Sudirman karena mantan partner Greysia ini mengalam cedera. Akhirnya PBSI mencoba menduetkan Greysia dengan juniornya, Apriani yang sebelumnya berpasangan dengan Jauza Fadhila Sugiarto.

 

Debut mereka diawali kala PBSI melakukan simulasi Piala Sudirman pada pertengahan Mei lalu tetapi hasil yang diperoleh, tak terlalu spektakuler walaupun tak buruk juga. Tetapi lagi-lagi tipe permainan mereka ngotot  telah memberikan nilai tersendiri.

 

 

Ada Tarik Dukungan ke Ridwan Kamil dari Golkar

Arilangga Haryanto, Ketua Umum Partai Golkar Terpilih, menyatakan bahwa pencabutan dukungan pada Ridwan Kamil sebagai calon gubernur yang mana didukung oleh partai berlambang pohon beringin sudah melalui beberapa buah kajian. “Tentu saja DPP sudah mengkaji, dan hal tersebut juga berdasarkan kajian yang sudah ada,” ungkapnya.

Emil dinilai Tidak Konsisten

Airlangga sendiri membantah bahwa pencabutan dukungan pada Ridwan Kamil alias Kang Emil ini merupakan suatu bentuk timbale balik dari yang diberikan pada ketua DPD Golkar Jawa Barat yakni Dedi Mulyadi. Dari sisi lainnya, Nurdin Halid, Ketua Harian Partai Golkar, mengatakan bahwa pencabutan sudah sesuai dengan mekanisme dikarenakan Emil dinilai tak konsisten dengan kesepakatan bersama yang mana sudah diambil oleh Partai Golkar terkait dengan calon pendampingnya.

Hal ini disebabkan, ungkapnya, Emil sendiri lah yang meminta Daniel Muttaqien yang menjadi pasangannya dan sudah dikeluarkan juga surat keputusan. Akan tetapi saat ditindaklanjuti pengurus DPD Golkar Jawa Barat, malah ternyata belum ada penentuan tentang calon sampai saat ini. nurdin mengatakan, “Artinya, tak konsisten melaksanakan kesepatakan. Itu dia pertimbangan dasar sehingga Partai Golkar akhirnya mencabut daripada rekomendasi Ridwan Kamil sendiri.”

Nurdin menambahkan, nantinya tim pilkada pusat bakal menentukan nama pengganti Emil pada tanggal 20 Desember 2017 atau juga sesudah menaslub terselenggara. “Kita bakal menentukan cagub Jabar di dalam rapat tim pilkada pusar,” ungkapnya.

Idrus Marham, selaku Sekretaris Jenderal Partai Golkar, menambahkan juga, berdasarkan informasi yang sudah diselidiki, ternyata memang benar Emil menggelar konvensi guna menentukan calon pendampingnya. “Bahkan ada nama baru juga yang masuk. Oleh sebab itu, Pak Airlangga kemarin sesudah lakukan pertemuan togel pelangi khusus kemudian diambil lah keputusan itu,” ungkapnya.

Pencabutan dukungan Ridwan Kamil ini diketahui di dalam surat keputusan DPP Partai Golkar yang mana dilansir dari CNN Indonesia pada hari Minggu, 17 Desember 2017. Surat tersebut bernomor R-552/GOLKAR/XII/2017 yang ditandatangani oleh Ketua Umum Airlangga Hartanto dan juga Idrus Marham selaku Sekjen. Keluarnya Partai Golkar dari koalisi ini, membuat kursi dukungan pada Ridwan Kamil menjadi 21 kursi di DPRD, yaitu PPP sebanyak 9 buah kursi, PKB jumlahnya 7 kursi, dan Nasdem sebanyak 5 kursi.

Dedi Mulyadi disebut Calon Terkuat Gantikan Emil

Ketua Dewan Pimpinan Daerah Golkar Jawa Barat dan juga sekaligus Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi, disebut-sebut sebagai kandidat terkuat yang mana berpeluang akan diusung oleh Golkar menggantikan Ridwan Kamil pada pemilihan gubernur Jawa Barat 2018 esok. Hal ini diungkapkan oleh Wakil Sekjen DPP Partai Golkar, Bobby Adhityo Rizaldi, kemarin Minggu(17/12). Ia mengatakan, “Benar, Pak Dedi kandidat yang paling kuat.”

Dpp Partai Golkar sudah mencabut dukungan untuk Ridwan Kamil atau Kang Emil untuk Pilgub Jabar. Emil yang dianggap terlalu lama dalam menentukan calon wakil gubernur pasangannya itu sudah ‘ditalak’ Partai Golkar hari Minggu (17/12) kemarin. Sementara itu batas waktu yang telah diberikan pada Emil sendiri yakni tanggal 25 November 2017.

Sebelumnya diketahui bahwa Partai Golkar sudah merekomendasikan Emil dan berpasangan dengan salah satu kader Golkar, Daniel Muttaqien untuk bisa maju ke Pilgub Jabar 2018. Dukungan itu juga sadah tercantum di surat yang memiliki nomor R-485/GOLKAR/X/2017 pada tanggal 24 Oktober 2017. Semntara itu malahan Emil menyatakan sudah mengumumkan calon wakil gubernurnya pada hari Senin ini, 18 Desember 2017.

Tagged with:
Top